14 September 2021

Bisakah Wanita Hamil Saat Menstruasi?

Seorang wanita bisa hamil karena melakukan hubungan seksual selama menstruasi. Faktanya, penelitian terbaru yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) menunjukkan bahwa wanita memiliki potensi untuk hamil hampir setiap saat selama siklus mereka. Sementara kemungkinan kehamilan lebih besar pada hari-hari tertentu dari siklus seorang wanita, tidak pernah benar-benar absen.

Bisakah Wanita Hamil Saat Menstruasi

 

Meskipun metode ritme mungkin cocok untuk pasangan yang mencoba untuk hamil, metode ini sering gagal saat digunakan untuk menghindari kehamilan. Dr. Allen J. Wilcox dari Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan bahkan mengatakan bahwa metode ritme tidak memberikan keuntungan yang signifikan bagi pasangan yang mencoba untuk hamil. Menurut Dr. Wilcox, pasangan yang melakukan hubungan seks tanpa kondom secara teratur memiliki peluang yang sama untuk hamil dibandingkan mereka yang menunggu masa subur.


Siklus seorang wanita dimulai pada hari pertama menstruasi, yang dihitung sebagai hari pertama. Secara tradisional, hari ke 10 sampai 17 dikatakan sebagai masa paling subur seorang wanita. Namun, ini didasarkan pada gagasan tentang siklus yang sangat teratur, berlangsung selama 28 hari, dengan ovulasi terjadi pada hari ke-14. Pada kenyataannya, hanya sedikit wanita yang teratur seperti ini; hanya 30% wanita yang cocok dengan model ini. Selain itu, bahkan wanita dengan siklus teratur tidak selalu berovulasi pada waktu yang sama setiap siklus.

 

Masa subur seorang wanita berlangsung sekitar satu minggu setiap bulannya. Sperma dapat bertahan hidup di serviks hingga satu minggu, dan sel telur dapat bertahan hidup selama 24 hingga 48 jam setelah ovulasi. Masalahnya adalah bahwa ovulasi sangat tidak dapat diprediksi. Remaja serta wanita yang mendekati menopause - dua kelompok yang cenderung tidak menginginkan kehamilan - memiliki siklus menstruasi yang paling tidak teratur. Penyakit tiroid juga berkontribusi terhadap siklus yang tidak teratur.


Dalam studi NIH 2005, Wilcox dan rekan-rekannya mempelajari siklus menstruasi dari 213 wanita, sebagian besar antara usia 25 dan 35, ketika siklus wanita paling mungkin teratur. Mereka menemukan bahwa masa subur seorang wanita dapat diperpanjang hingga hari ketika menstruasi diprediksi akan dimulai. Selain itu, mereka menemukan bahwa seorang wanita dapat menjadi subur pada hari ke-4 siklusnya, dan bahwa 17% subur pada hari ke-7. Oleh karena itu, menstruasi bukanlah jaminan bahwa seorang wanita tidak akan hamil ketika melakukan hubungan seksual.

Apa Penyebab Pergelangan Kaki Bengkak?

Pergelangan kaki bengkak dapat disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya, seperti penyakit ginjal atau jantung . Ketika seseorang mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki atau kaki, ia harus memperhatikan apakah ada gejala lain juga. Diabetes dapat menyebabkan pergelangan kaki bengkak ketika ada infeksi. Lebih serius, gumpalan darah dapat terbentuk di kaki dan menyebabkan pembengkakan kaki atau pergelangan kaki. Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh kondisi medis atau penyakit; beberapa kasus mungkin disebabkan oleh obesitas atau karena tekanan berlebihan pada sendi pergelangan kaki.

Apa Penyebab Pergelangan Kaki Bengkak

 

Keseleo sering menyebabkan pergelangan kaki bengkak dan bengkak pada anak-anak dan orang dewasa. Pergelangan kaki terkilir adalah cedera umum terkait olahraga yang dapat menyebabkan rasa sakit dan imobilitas. Istirahat, es dan kompresi dapat membantu meringankan gejala pergelangan kaki terkilir. Seorang dokter dapat merekomendasikan rontgen pergelangan kaki untuk memastikan tulang tidak patah.


Beberapa orang yang mengonsumsi obat steroid seperti prednison, atau obat antiinflamasi nonsteroid lainnya, mungkin mengalami bengkak atau bengkak. Diuretik juga dapat menyebabkan edema dan pergelangan kaki bengkak. Individu yang menggunakan obat jenis ini juga dapat melihat pembengkakan di area lain dari tubuh, termasuk wajah. Mengubah dosis atau beralih ke obat lain dapat memperbaiki situasi, tetapi ini harus dilakukan hanya dengan persetujuan dokter.

 

Individu yang menderita dehidrasi mungkin mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki dan kaki, seperti halnya mereka yang mengonsumsi natrium dalam jumlah besar . Kedua kondisi ini umumnya bersifat sementara, dan begitu tubuh terhidrasi atau orang tersebut mengubah pola makannya untuk memasukkan lebih sedikit natrium, pembengkakan akan berkurang. Tanda-tanda dehidrasi termasuk mulut dan kulit kering , rasa haus yang ekstrim dan pusing .


Selama trimester kedua dan ketiga kehamilan, beberapa wanita mengalami pembengkakan pergelangan kaki atau kaki. Dalam kebanyakan kasus, pembengkakan sedang tidak serius dan umumnya akan berkurang setelah melahirkan. Untuk meringankan ketidaknyamanan bengkak dan pembengkakan ringan selama kehamilan, yang terbaik adalah beristirahat dan mengangkat kaki selama satu atau dua jam di siang hari.

 

Untuk tindakan pencegahan, seseorang yang tiba-tiba mengembangkan pergelangan kaki bengkak dan kaki bengkak harus berkonsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik yang mungkin termasuk tes darah untuk menguji masalah hati dan ginjal. Dia juga akan mencatat apakah pasien memiliki riwayat masalah terkait jantung atau jika ada penderita diabetes di keluarganya.


07 Mei 2021

Manusia Berhadapan Dengan Enam Persimpangan

Abu Bakar r.a. berkata, " Sesungguhnya iblis berdiri di depanmu, jiwa di sebelah kananmu, nafsu di sebelah kirimu, dunia di sebelah belakangmu dan semua anggota tubuhmu berada di sekitar tubuhmu. Sedangkan Allah di atasmu. 


Manusia Berhadapan Dengan Enam Persimpangan


  • Sementara iblis terkutuk mengajakmu meninggalkan agama 

  • Jiwa mengajakmu ke arah maksiat

  • Nafsu mengajakmu memenuhi syahwat

  • Dunia mengajakmu supaya memilihnya dari akhirat 

  • Anggota tubuh menagajakmu melakukan dosa. 

  • Dan Tuhan mengajakmu masuk Syurga serta mendapat keampunan-Nya, 


Sebagaimana firmannya yang bermaksud, "....Dan Allah mengajak ke Syurga serta menuju keampunan-Nya..." 


Siapa yang memenuhi ajakan iblis, maka hilang agama dari dirinya. Sesiapa yang memenuhi ajakan jiwa, maka hilang darinya nilai nyawanya. Sesiapa yang memenuhi ajakan nafsunya, maka hilanglah akal dari dirinya. Siapa yang memenuhi ajakan dunia, maka hilang akhirat dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan anggota tubuhnya, maka hilang syurga dari dirinya. 


Dan siapa yang memenuhi ajakan Allah S.W.T., maka hilang dari dirinya semua kejahatan dan ia memperolehi semua kebaikan."


Iblis adalah musuh manusia, sementara manusia adalah sasaran iblis. Oleh itu, manusia hendaklah sentiasa berwaspada sebab iblis sentiasa melihat tepat pada sasarannya.


Jangan Menyiksa Diri

Allah S.W.T menciptakan dunia seisinya untuk kemudahan manusia itu sendiri, oleh itu hendaklah manusia memanfaatkannya.


Jangan Menyiksa Diri


Sahabat Anas menceritakan bahwa satu hari Rasulullah S.A.W melihat seorang yang dipapah oleh kedua orang anaknya menunaikan haji dengan berjalan kaki.

Apabila melihat keadan itu maka baginda betanya, "Mengapa dengan orang ini?"

Dua anak itu berkata, "Dia bernazar hendak menunaikan haji dengan berjalan kaki."

Rasulullah berkata, "Sesungguhnya Allah S.W.T tidak memerlukan orang yang menyiksa dirinya."

Ketika itu juga Rasulullah memerintahkan kepada orang itu agar naik kendaraan untuk menunaikan haji.

Dalam satu peristiwa lain, seseorang menziarahi tuan gurunya yang sudah lama berpisah, dia berjalan kaki beberapa batu ke rumah gurunya dengan maksud untuk mendapat pahala yang lebih. Setiba di rumah gurunya itu, tuan guru itu bertanya, "Kamu datang dengan apa?"

Anak murid itu berkata, "Saya berjalan kaki."

Apabila tuan guru itu mendengar jawapan anak muridnya itu dia berkata :

"Dia telah menciptakan kuda dan keledai agar kamu mengendarainya."

03 Mei 2021

Jenis Kepribadian Manusia Menurut Psikologi

Berikut jenis-jenis kepribadian manusia menurut psikologi:


Jenis Kepribadian Manusia Menurut Psikologi


Sanguinis


Bersifat optimis, bersemangat dan juga kreatif. Cenderung mendominasi sebuah kelompok


Plegamatis


Bersifat cinta kedamaian dan netral dalam perbedaan kubu, serta menghindari konflik


Koleris


Kepribadian cerdas dan berpikir dengan logika. Tapi, cenderung pemarah dan egois


Melankolis


Bersifat Introvert, pemikir dan tidak suka keramaian. Sering meremehkan diri sendiri


Ekstrovert 


Menyukai kehidupan luar, pandai beradaptasi, senang mencari teman baru dan percaya diri


Ambivert


Merupakan perpaduan antara introvert dan extrovert. Ia tahu kapan harus menjadi keduanya


Kira-kira kamu yang mana?


02 Mei 2021

Antara Sabar Dan Mengeluh

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. 
     
Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya. 
     
"Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu, tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati."

Antara Sabar Dan Mengeluh



     
Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, 

"Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini."

     
Abu Hassan bertanya, 

"Bagaimana hal yang merisaukanmu ?" 
     
Wanita itu menjawab, "Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, "Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?" 
     
Jawab adiknya, 

"Baiklah kalau begitu ?"

     
Lalu disuruh adiknya baring dan disembelihkannya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah memancut keluar dan lari ke bukit yang mana di sana ia dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya habis melecur kulit badannya. Berita ini terdengar kepada anakku yang telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya.

     
Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua.

Lalu Abul Hassan bertanya, 

"Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?" 
     
Wanita itu menjawab, "Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka."

     
Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan tauladan di mana kesabaran sangat digalakkan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan dugaan dari Allah. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadith Qudsi,:
     
" Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang Mukmin, jika Aku ambil kekasihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya." 
     
Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda,:
     
" Tiga macam daripada tanda kekafiran terhadap Allah, merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang." 
     
Dan sabdanya pula, 

" Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliyyah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan memotongnya bagi pakaian dari bara api neraka." 
     
(Riwayat oleh Imam Majah)
     
Semoga kita dijadikan sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah.

29 April 2021

Kisah Nabi Muhammad S.A.W Bagian 3

Wafatnya Khadijah dan Abu Talib


Rasulullah amat sedih melihat tingkah laku manusia ketika itu terutama kaum Quraisy karena baginda tahu akan akibat yang akan diterima oleh mereka nanti. Kesedihan itu makin bertambah ketika istri kesayangannya wafat pada tahun sepuluh kenabiaannya. Istri bagindalah yang tidak pernah jemu membantu menyebarkan Islam dan mengorbankan jiwa serta hartanya untuk Islam. Dia juga tidak jemu menghiburkan Rasulullah di saat baginda dirundung kesedihan.


Kisah Nabi Muhammad S.A.W Bagian 3


Pada tahun itu juga paman baginda Abu Talib yang mengasuhnya sejak kecil juga meninggal dunia. Maka bertambahlah kesedihan yang dirasakan oleh Rasulullah karena kehilangan orang-orang yang amat disayangi oleh baginda.


Hijrah Ke Madinah


Tekanan orang-orang kafir terhadap perjuangan Rasulullah semakin hebat selepas kepergian istri dan paman baginda. Maka Rasulullah mengambil keputusan untuk hijrah ke Madinah menyusul ancaman dari kaum kafir Quraisy untuk membunuh baginda.


Rasulullah disambut dengan meriahnya oleh para penduduk Madinah. Mereka digelar kaum Muhajirin manakala penduduk-penduduk Madinah dipanggil golongan Ansar. Seruan baginda diterima baik oleh kebanyakan para penduduk Madinah dan sebuah negara Islam didirikan di bawah pimpinan Rasulullah s.a.w sendiri.


Negara Islam Madinah


Negara Islam yang baru dibina di Madinah mendapat tentangan dari kaum Quraisy di Makkah dan gangguan dari penduduk Yahudi serta kaum bukan Islam yang lain. Namun begitu, Nabi Muhammad s.a.w berjaya juga membangun sebuah negara Islam yang mengamalkan sepenuhnya pentadbiran dan perundangan yang berlandaskan syariat Islam. Semua rakyat mendapat hak yang sama. Piagam Madinah yang merupakan sebuah perjanjian bertulis telah dibentuk. Piagam ini mengandung beberapa pasal yang melibatkan hubungan antara semua rakyat termasuk kaum bukan Islam dan meliputi aspek politik, sosial, agama, ekonomi dan ketenteraan. Kandungan piagam adalah berdasarkan wahyu dan dijadikan dasar undang-undang Madinah.


Islam adalah agama yang mementingkan kedamaian. Namun begitu, aspek pertahanan amat penting untuk melindungi agama, masyarakat dan negara. Rasulullah telah mengikuti 27 kali ekspedisi tentara untuk mempertahan dan menegakkan keadilan Islam. 


Peperangan yang ditempuh baginda ialah 


  • Perang Badar (623 M/2 H)

  • Perang Uhud (624 M/3 H)

  • Perang Khandak (626 M/5 H) 

  • Perang Tabuk (630 M/9 H). 


Namun tidak semua peperangan diakhiri dengan kemenangan.


Pada tahun 625 M/ 4 Hijrah, Perjanjian Hudaibiyah telah disepakati antara penduduk Islam Madinah dan kaum Musyrikin Makkah. Maka dengan itu, negara Islam Madinah telah diiktiraf. Nabi Muhammad s.a.w. juga telah berjaya membuka semula kota Makkah pada 630 M/9 H bersama dengan 10 000 orang para pengikutnya.


Perang terakhir yang diikuti oleh Rasulullah ialah Perang Tabuk dan baginda dan pengikutnya berjaya mendapat kemenangan. Pada tahun berikutnya, baginda telah menunaikan haji bersama-sama dengan 100 000 orang pengikutnya. Baginda juga telah menyampaikan amanat baginda yang terakhir pada tahun itu juga. Sabda baginda yang bermaksud:


"Wahai sekalian manusia, ketahuilah bahawa Tuhan kamu Maha Esa dan kamu semua adalah daripada satu keturunan iaitu keturunan Nabi Adam a.s. Semulia-mulia manusia di antara kamu di sisi Allah s.w.t. ialah orang yang paling bertakwa. Aku telah tinggalkan kepada kamu dua perkara dan kamu tidak akan sesat selama-lamanya selagi kamu berpegang teguh dengan dua perkara itu, yaitu kitab al-Quran dan Sunnah Rasulullah."


Wafatnya Nabi Muhammad s.a.w


Baginda wafat 632 M/12 Rabiul Awal tahun 11 Hijrah. Baginda wafat setelah selesai melaksanakan tugasnya sebagai rasul dan pemimpin negara. Baginda berjaya membawa manusia ke jalan yang benar dan menjadi seorang pemimpin yang bertanggungjawab, berilmu. Rasulullah adalah contoh terbaik bagi semua manusia sepanjang zaman.


Kisah Nabi Muhammad S.A.W Bagian 2

Nabi Muhammad diasuh oleh Abu Talib


Selepas kewafatan datuk baginda, Abu Talib mengambil alih tugas pamannya untuk menjaga anak saudaranya Muhammad. Walaupun Abu Talib kurang mampu dibanding saudaranya yang lain, namun dia mempunyai perasaan yang paling halus dan terhormat di kalangan orang-orang Quraisy. Abu Talib menyayangi Muhammad seperti dia menyayangi anak-anaknya sendiri. Dia juga tertarik dengan budi pekerti Muhammad yang mulia.


Kisah Nabi Muhammad S.A.W Bagian 2


Pada suatu hari, ketika mereka berkunjung ke Syam untuk berdagang sewaktu Muhammad berusia 12 tahun, mereka bertemu dengan seorang rahib Kristian yang telah dapat melihat tanda-tanda kenabian pada baginda. Lalu rahib tersebut menasihati Abu Talib supaya tidak pergi jauh ke daerah Syam kerana dikhawatirkan orang-orang Yahudi akan menyakiti baginda sekiranya diketahui tanda-tanda tersebut. 


Abu Talib mengikut nasihat rahib tersebut dan dia tidaak banyak membawa harta dari perjalanan tersebut. Dia pulang segera ke Makkah dan mengasuh anak-anaknya yang ramai. Muhammad juga telah menjadi bagian dari keluarganya. Baginda sering mengikuti mereka ketika akhir pekan dan mendengar sajak-sajak oleh penyair-penyair terkenal dan pidato-pidato oleh penduduk Yahudi yang anti Arab.


Baginda juga diberi tugas sebagai pengembala kambing. Baginda mengembala kambing keluarganya dan kambing penduduk Makkah. Baginda selalu berfikir dan merenung tentang kejadian alam semasa menjalankan tugasnya. Oleh sebab itu baginda jauh dari segala pemikiran manusia nafsu manusia duniawi. Baginda terhindar daripada perbuatan yang sia-sia, sesuai dengan gelaran yang diberikan iaitu "Al-Amin".


Setelah baginda mulai beranjak dewasa, baginda disuruh oleh pamannya untuk membawa barang dagangan Khadijah binti Khuwailid, seorang peniaga yang kaya dan dihormati. Baginda melaksanakan tugasnya dengan penuh ikhlas dan jujur. Khadijah amat tertarik dengan sifat mulia baginda dan keupayaan baginda sebagai seorang pedagang. Lalu dia meluahkan rasa hatinya untuk menikah dengan Muhammad yang berusia 25 tahun ketika itu. 


Wanita bangsawan yang berusia 40 tahun itu sangat gembira apabila Muhammad menerima lamarannya lalu berlangsunglah pernikahan mereka berdua. Bermulalah lembaran baru dalam hidup Muhammad dan Khadijah sebagai suami isteri.


Turunnya Wahyu Pertama


Pada usia 40 tahun, Muhammad telah menerima wahyu yang pertama dan diangkat sebagai nabi. Ketika itu, baginda berada di Gua Hira' dan sentiasa merenung dalam kesunyian, memikirkan nasib umat manusia pada zaman itu. Maka datanglah Malaikat Jibril menyapa dan menyuruhnya membaca ayat quran yang pertama diturunkan kepada Muhammad.


"Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan" (Al-'Alaq, 96: 1)


Rasulullah pulang dengan penuh rasa gemetar lalu diselimuti oleh Khadijah yang coba menenangkan baginda. Apabila semangat baginda mulai pulih, diceritakan kepada Khadijah tentang kejadian yang telah berlaku.


Kemudian baginda mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi bermula dengan kaum kerabatnya untuk menghindari kecaman yang hebat daripada penduduk Makkah yang menyembah berhala. Khadijah isterinya adalah wanita pertama yang mempercayai kenabian baginda. Manakala Ali bin Abi Talib adalah lelaki pertama yang beriman dengan ajaran baginda.Dakwah yang sedemikian berlangsung selama tiga tahun di kalangan keluarganya sahaja.


Dakwah Secara Terang-terangan


Setelah turunnya wahyu memerintahkan baginda untuk berdakwah secara terang-terangan, maka Rasulullah pun mula menyebarkan ajaran Islam secara lebih meluas.


"Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik." (Al-Hijr, 15:94)


Namun begitu, penduduk Quraisy menentang keras ajaran yang dibawa oleh baginda. Mereka memusuhi baginda dan para pengikut baginda termasuk Abu Lahab, paman baginda sendiri. Tidak pula bagi Abu Talib, dia selalu melindungi anak saudaranya itu namun dia sangat risau akan keselamatan Rasulullah ketika melihat tentangan yang hebat dari kaum Quraisy itu. Lalu dia bertanya tentang rencana Rasulullah seterusnya. Lantas jawab Rasulullah yang bermaksud:


"Wahai pamanku, andai matahari diletakkan di tangan kiriku dan bulan di tangan kananku, agar aku menghentikan seruan ini, aku tidak akan menghentikannya sehingga agama Allah ini meluas ke segala penjuru atau aku binasa kerananya"


Baginda menghadapi berbagai tekanan, penderitaan dan ejekan dari penduduk Makkah yang jahil dan keras hati untuk beriman dengan Allah. Bukan Rasulullah saja yang menerima tentangan yang sedemikian, malah para sahabatnya juga turut merasakan penderitaan tersebut seperti Amar dan Bilal bin Rabah yang menerima siksaan yang berat.