4/23/2021

Kisah Nabi Ilyas A.S

Nabi Ilyas diutus kepada penduduk Baalbek, sebelah barat Kota Damaskus (Libanon Timur sekarang). Dia mengajak kaumnya beribadah hanya kepada Allah dan meninggalkan penyembahan terhadap patung yang mereka namakan Ba`la. Hal inilah yang mengakibatkan mereka menganiayanya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa Ilyas adalah paman Nabi Ilyasak.


Kisah Nabi Ilyas A.S


Namun betapapun gigihnya Nabi Ilyas berdakwah, kaumnya tidak mau mendengarkannya. Maka Allah menghukum mereka dengan azab didunia dan akhirat.


Selepas kematian Nabi Sulaiman A.S., kerajaan telah mengalami perpecahan. Pengaruh syaitan telah merajalela. Manusia yang beragama diejek-ejek. Undang-undang Somaria telah membunuh kebanyakan golongan yang mengetahui dan mengikuti akidah yang sebenar. Pengaruh kejahatan menjadi semakin buruk dan Allah telah menghantar Nabi Ilyas A.S. untuk memulihkan manusia pada zaman pemerintahan Raja Ahab dari Israil. Nabi Ilyas berusaha berusaha bersungguh-sungguh untuk menyelamatkan manusia daripada mempercayai banyak tuhan dan melarang mereka menyembah Tyrian Bal.


Nabi Ilyas juga menasihati manusia untuk menyembah Allah dan menghindari diri dari melakukan kejahatan. Apabila usahanya tidak dihiraukan dan tidak membuahkan hasil, Nabi Ilyas tiba-tiba muncul sebelum raja dan dia memberitahu akan ada banjir besar dan kelaparan yang akan melanda negeri tersebut. Nabi Ilyas juga memberitahu bahwa Tyrian Bal tidak mempunyai kekuatan untuk menahan bencana tersebut. Para penduduk tidak mendengarkan peringatan dan tidak mengubah kepercayaan mereka. Kenabian Nabi Ilyas akhirnya terbukti benar dan seluruh negeri dilanda banjir besar dan rakyat mengalami kelaparan. Selepas dua tahun, Nabi Ilyas memohon Allah mengaruniai belas kasihan dan ampunan-Nya kepada penduduk yang kelaparan itu. Mereka telah mengakui kekuasaan Allah dan berasa sangat menyesal.


Setelah banjir besar berhenti dan Allah telah menarik balik sumpahnya, Allah telah menyuruhnya memanggil al-Yas'a menggantikannya. Nabi Ilyas melaksanakan perintah Allah dengan penuh ketaatan dan hilang secara misteri. Terdapat satu petikan dalam ayat al-Quran yang bermaksud:


" Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik" (Shaad, 28: 48) .



EmoticonEmoticon